top of page

Resiko yang Sering Dihadapi Furnitur Outdoor


Orang yang membeli atau menggunakan furnitur outdoor atau luar ruangan, pasti telah mengetahui bahwa membutuhkan usaha ekstra untuk perawatannya. Entah itu furnitur outdoor untuk teras rumah, cafe, restoran, atau tempat publik lainnya. Resiko yang ditimbulkan tergantung pada desain furnitur, konstruksi, dan lokasi penggunaannya. Beberapa resiko umum yang terkait dengan furnitur luar ruangan meliputi:


Terkena Air Hujan

Berada di luar ruangan berarti furnitur Anda akan terkena air saat hujan, entah itu hanya cipratan atau benar-benar terguyur hujan. Air hujan pada furnitur kayu yang tidak segera dikeringkan dapat mengakibatkan cat mengelupas, atau bahkan lapuk. Hal ini juga dapat menyebabkan munculnya jamur pada bantal dan kain yang biasa digunakan pada furnitur outdoor.


Air hujan pada furnitur besi dapat menimbulkan korosi atau karat, karena itu furnitur besi untuk outdoor biasanya dilapisi oleh powder coating. Untuk garansi keamanan yang lebih baik dapat menggunakan furnitur berbahan stainless untuk kebutuhan luar ruangan atau outdoor.


Kotor dan Berdebu

Debu dan kotoran mudah terbawa angin dan menempel pada furnitur. Untuk Furnitur berbahan metal dan kayu hanya perlu dibersihkan menggunakan lap kering. Namun untuk bantal dan sarung kain perlu dicuci secara rutin, karena bahan ini dapat menyerap debu dan kotoran dengan baik.


Terpapar Sinar Matahari

Hindari paparan sinar matahari secara langsung karena dapat mengurangi kenyamanan saat menggunakan furnitur outdoor. Bahan besi dan stainless dapat menyerap panas dengan baik, untuk itu biasanya ditambahkan bantal sebagai alas dudukan untuk mengurangi panas pada furnitur saat digunakan. Namun tetap saja bantal dapat bau matahari jika terpapar sinar matahari secara langsung, untuk itu tempatkan furnitur di tempat yang teduh, beri payung besar atau letakkan di bawah area atap teras.



10 tampilan
bottom of page