Hal atau Kebiasaan Kecil yang Membuat Meja dan Kursi Cafe Lebih Awet
- 2 hari yang lalu
- 4 menit membaca

Furnitur cafe digunakan setiap hari dan harus mampu menghadapi berbagai aktivitas, mulai dari menyajikan makanan dan minuman, digunakan pelanggan untuk bekerja atau bersantai, hingga dipindahkan dan disusun kembali saat cafe sedang dibersihkan.
Karena itu, memilih meja dan kursi cafe dengan material yang tepat saja belum cukup. Cara menggunakan, menempatkan, dan merawat furnitur juga berpengaruh terhadap usia pakainya.
Bahkan, beberapa kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele dapat membuat furnitur cafe lebih cepat mengalami kerusakan.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar furnitur cafe tetap awet dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
1. Gunakan Lepek atau Placemat untuk Sajian Minuman Panas

Meletakkan gelas berisi minuman panas langsung di atas meja mungkin terlihat sepele. Namun, paparan panas secara berulang dapat memengaruhi kondisi permukaan meja, terutama pada material yang memiliki kandungan kayu.
Kayu pada dasarnya masih menyimpan kadar air tertentu. Kontak langsung dengan panas tinggi dapat memengaruhi kelembapan alami material pada titik tersebut dan dalam jangka panjang berpotensi membuat bagian tersebut lebih mudah mengalami perubahan kondisi.
Karena itu, gunakan lepek, coaster, atau placemat sebagai alas sebelum meletakkan minuman panas di atas meja cafe. Kebiasaan sederhana ini membantu mengurangi kontak langsung antara sumber panas dan permukaan meja sekaligus menjaga tampilan meja tetap lebih baik.
2. Sesuaikan Meja Kursi Cafe dengan Area Penggunaannya
Tidak semua meja dan kursi cocok digunakan di setiap area cafe. Kondisi lingkungan tempat furnitur digunakan perlu menjadi pertimbangan sejak awal, terutama perbedaan antara area indoor dan outdoor.

Untuk Area Indoor
Untuk area dalam ruangan, furnitur dengan rangka berlapis powder coating dapat menjadi pilihan. Selain memberikan tampilan yang modern, material dan finishing tersebut sesuai untuk penggunaan di area indoor. Area indoor juga relatif lebih terlindungi dari paparan langsung hujan, panas matahari, dan kelembapan ekstrem dibandingkan area luar ruangan.
Untuk Area Outdoor
Sementara itu, furnitur yang ditempatkan di area outdoor atau teras cafe akan menghadapi kondisi yang berbeda. Paparan panas, hujan, dan udara lembap dapat memberikan tekanan lebih besar terhadap material furnitur. Untuk kondisi seperti ini, full stainless dapat menjadi pilihan yang lebih tepat karena memiliki ketahanan yang baik terhadap korosi dan perubahan cuaca.
Artinya, sebelum memilih meja dan kursi cafe, jangan hanya mempertimbangkan desainnya. Pastikan material yang digunakan memang sesuai dengan lokasi penempatannya.
3. Perhatikan Material untuk Meja Cafe di Area Lembap

Kelembapan juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan ketika memilih meja cafe. Material seperti MDF dan particle board dapat lebih rentan terhadap kelembapan. Permukaan meja berbahan MDF atau particle board dapat mengalami pengembangan ketika sering berada di lingkungan yang lembap, meskipun sudah dilapisi HPL atau menggunakan edging.
Untuk cafe yang berada di daerah dengan tingkat kelembapan tinggi, penggunaan material yang lebih sesuai perlu dipertimbangkan. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah multiplek dengan finishing HPL, yang dalam materi ini dinilai lebih kuat untuk kondisi daerah lembap dibandingkan MDF atau particle board. Jadi, jangan hanya melihat finishing permukaan meja. Material inti yang berada di balik finishing juga perlu diperhatikan.
4. Gunakan Stabilizer pada Kaki Meja

Pernah menemukan meja cafe yang selalu bergoyang ketika digunakan? Masalah tersebut bisa terjadi karena kondisi lantai yang tidak rata, miring, atau bergelombang. Meja yang tidak stabil bukan hanya mengganggu kenyamanan pelanggan. Jika terus digunakan dalam kondisi tidak seimbang, tekanan pada bagian tertentu dari meja juga dapat memengaruhi kaki pada rangka meja.
Karena itu, penggunaan stabilizer atau adjustable foot pada kaki meja dapat membantu menyesuaikan posisi meja dengan kondisi lantai. Meja yang stabil membuat pelanggan lebih nyaman sekaligus membantu menjaga konstruksi furnitur tetap bekerja sebagaimana mestinya.
5. Perhatikan Cara Stacking Kursi Cafe

Keterbatasan ruang penyimpanan membuat cafe sering harus menyusun atau stacking meja dan kursi ketika furnitur tidak digunakan. Namun, cara penimpanan dan penyusunan yang kurang tepat justru dapat menimbulkan masalah. Salah satu kebiasaan yang sebaiknya dihindari adalah menumpuk kursi di atas meja cafe. Beban dari kaki kursi dapat memberikan tekanan dan berpotensi membuat permukaan meja tergores atau rusak.
Jika cafe membutuhkan furnitur yang mudah disimpan, lebih baik memilih kursi atau bangku susun (stacking) yang memang dirancang untuk ditumpuk. Dengan begitu, furnitur dapat disimpan dengan lebih hemat tempat tanpa harus mengorbankan kondisi meja.
Furnitur yang Awet Dimulai dari Pemilihan yang Tepat
Merawat furnitur cafe tidak selalu membutuhkan langkah yang rumit. Menggunakan placemat untuk minuman panas, menyesuaikan material dengan area penggunaan, menghindari material yang kurang sesuai untuk daerah lembap, memastikan meja tetap stabil, hingga menggunakan furnitur yang memang dirancang untuk stacking adalah beberapa kebiasaan sederhana yang dapat membantu memperpanjang usia penggunaan furnitur.
Namun, perlu diingat bahwa material yang bagus sekalipun tetap dapat mengalami kerusakan jika digunakan atau dirawat dengan cara yang kurang tepat. Karena itu, pertimbangkan tiga hal ketika memilih furnitur café: material, lokasi penggunaan, dan cara pemakaian.
Dengan kombinasi yang tepat, meja dan kursi cafe tidak hanya mendukung tampilan ruang, tetapi juga dapat digunakan dengan lebih nyaman dan optimal dalam jangka panjang.
Butuh Furnitur untuk cafe atau Restoran?
Multimo menyediakan berbagai pilihan meja dan kursi cafe/restoran dengan pilihan material dan desain yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan ruang dan penggunaan.
Konsultasikan kebutuhan furnitur cafe Anda bersama tim Multimo untuk menemukan pilihan yang sesuai dengan konsep, area penggunaan, dan kebutuhan operasional bisnis Anda.



