Jenis Layout Meja dan Kursi dalam Ruang Meeting Sesuai dengan Kebutuhan


Layout atau tatanan meja pertemuan dalam ruangan meeting akan lebih maksimal jika disesuaikan dengan kebutuhan acara. Apakah acara untuk meeting kecil, ada atau tidaknya presentasi per orang, terdiri dari beberapa kelompok, komunikasi yang diperlukan 1 arah atau 2 arah, dan sebagainya.


Multimo telah meringkas bagaimana cara mengatur penempatan kursi atau meja sesuai dengan kebutuhan tersebut dalam postingan kali ini.


1. Bоаrdrооm Style

Setting untuk ruang rapat sederhana yang sering kita lihat di banyak film, di mana para eksekutif atau pimpinan rapat berkumpul di tiap ujung meja untuk membahas hal-hal penting.


Terdiri dari meja IBM persegi panjang atau beberapa meja di tengah, dengan kursi rapat di sekelilingnya. Ini sering digunakan untuk rapat yang berfokus pada agenda atau konferensi video. Style ruang rapat ini biasanya dapat menampung hingga 25 orang.


Karena style ini memungkinkan kedekatan satu sama lain, cocok untuk sesi yang lebih pendek yang melibatkan diskusi terbuka. Jika meeting Anda memiliki sesi presentasi yang bergantung pada sekelompok orang yang sedang membicarakan sesuatu, ini mungkin gaya ruang meeting yang layak untuk dipertimbangkan.


2. Hоllоw Sԛuаrе Style

Setting ruang meeting ini juga dikenal sebagai "U tertutup", terdiri dari (biasanya) empat tabel dalam kotak persegi panjang, kotak, atau bentuk multi-desain lainnya yang diletakkan berdekatan satu sama lain.


Hal yang membedakan gaya ruang rapat ini dengan ruang rapat lain adalah ruang kosong di tengahnya, yang memungkinkan seseorang dapat bergerak bebas di antara empat meja untuk memfasilitasi diskusi atau mempresentasikan konsep kepada kelompok. Gaya ini ideal untuk kelompok di bawah 20 orang.


Style meja pertemuan dengan rongga tengah memfasilitasi komunikasi dan interaksi antar anggota tim. Ini paling cocok untuk sesi breakout yang berfokus pada beberapa kelompok kecil atau grup. Moderator pusat atau operator meeting dapat dengan bebas berkeliaran di antara meja untuk memberikan saran, memeriksa kemajuan masing-masing tim, dan sebagainya.


3. U-Shape Style

Sesuai dengan namanya, ruang meeting berbentuk U terdiri dari serangkaian meja pertemuan berbentuk persegi panjang yang ditempatkan ujung ke ujung untuk membentuk bagian "U". Kursi diletakkan di sisi luar. Style ini cocok untuk presentasi, konferensi video, dan sesi pelatihan.

Setiap kelompok memiliki meja di depannya yang membuat pengaturan tempat duduk ini bagus untuk mencatat.


Jenis layout ruangan ini juga memfasilitasi percakapan antara operator dan peserta meeting, serta di antara anggota meeting. Style ini dapat menampung hingga 25 orang dengan nyaman.


Style ruang konferensi yang cukup serbaguna ini dapat bekerja dengan baik untuk presentasi yang lebih intim di mana beberapa orang yang akan presentasi bergiliran memasuki ruang tengah. Pada saat yang sama, peserta bebas untuk membuat catatan dan berinteraksi satu sama lain.


4. Auditorium Stуlе

Ini adalah layout ruang meeting yang Anda pikirkan ketika membayangkan sebuah ruang meeting klasik. Sebagian besar pembicaraan berlangsung di ruang konferensi bergaya auditorium (alias "gaya teater").


Sama seperti teater, ada panggung atau tempat sentral untuk pembicara, dengan kursi susun penonton ditempatkan dalam barisan lurus atau setengah lingkaran menghadap ke panggung. Gaya auditorium ini cocok untuk berbagi pengetahuan satu arah atau presentasi audio visual.


Ruang konferensi bergaya auditorium berfungsi paling baik ketika Anda perlu menampung banyak orang, tanpa mereka perlu mencatat atau berinteraksi satu sama lain. Itu dibuat untuk sesi yang ditujukan untuk pembelajaran pasif, di mana kebutuhan akan interaksi dua arah minimal. Sebagian besar konferensi Anda mungkin akan berlangsung di ruang pertemuan bergaya auditorium, di mana pembicara mempresentasikan topik mereka dan menjawab pertanyaan dari audiens.


5. Classroom Style

Seperti saat masa sekolah dulu, Anda pasti tahu yang satu ini. Ruang pertemuan bergaya ruang kelas menggabungkan elemen dari beberapa jenis ruang meeting lainnya.


Penonton masih duduk dalam barisan dan menghadap satu pembicara utama utama, tetapi mereka sekarang memiliki meja rapat di depan mereka untuk memungkinkan pencatatan dan tugas lainnya.


Jika pembicara dalam meeting ini menekankan partisipasi audiens selama presentasi mereka, ini mungkin gaya ruang rapat yang cocok. Misalnya, pembicara mungkin ingin sesekali meminta orang untuk mendiskusikan aspek-aspek tertentu dari pembicaraan dengan tetangga mereka atau melakukan tugas-tugas kecil menggunakan alat peraga yang diletakkan di atas meja di depan mereka.


6. Banquet Style

Ketika mendengar kata "banquet", kemungkinan besar Anda sudah memiliki visual yang tepat di pikiran Anda. Gaya ruang meeting ini dibangun di sekitar banyak meja bundar yang ditempatkan di ruang terbuka yang besar. Tergantung pada tujuan ruangan, meja-meja ini akan memiliki tempat berdiri atau hingga 8 kursi banquet yang ditempatkan di sekelilingnya.


Jenis ruang meeting ini cocok untuk menyajikan makan siang atau minuman lainnya selama istirahat dalam program Anda. Gaya ruang pertemuan ini juga bagus untuk sesi jaringan di mana orang-orang berbaur dalam kelompok-kelompok kecil di sekitar meja yang berbeda dan bergerak bebas di antara keduanya.

33 tampilan0 komentar

Postingan Terkait

Lihat Semua