Kenapa Cafe & Restoran Sering Menggunakan Warna Merah dan Kuning?
- Wirawan Yazid
- 2 jam yang lalu
- 3 menit membaca

Pernah memperhatikan bahwa banyak cafe dan restoran menggunakan warna merah dan kuning, baik pada logo maupun interiornya? Fenomena ini bukan sekadar kebetulan atau tren visual semata. Dalam dunia F&B, pemilihan warna memiliki peran penting dalam membentuk suasana ruang dan memengaruhi perilaku pengunjung. Warna, tata letak, hingga pemilihan meja cafe dan kursi cafe saling terhubung dalam menciptakan pengalaman makan yang diinginkan.
Psikologi Warna dalam Dunia Kuliner Seperti Cafe & Fast Food Restaurant

Warna memiliki kemampuan untuk memengaruhi emosi dan respons manusia secara tidak sadar. Itulah sebabnya banyak pelaku ussaha cafe dan restoran mempertimbangkan aspek warna sejak tahap awal perencanaan konsep. Warna yang tepat dapat membantu membangun karakter brand sekaligus menciptakan suasana yang sesuai dengan target pengunjung.
Warna merah, misalnya, dikenal mampu memberikan kesan kuat dan penuh energi. Dalam konteks cafe dan restoran, merah sering dikaitkan dengan suasana yang aktif dan dinamis. Warna ini dapat mendorong pengunjung untuk mengambil keputusan lebih cepat, seperti memesan makanan tanpa berpikir terlalu lama. Karena karakter tersebut, merah banyak digunakan pada konsep restoran cepat saji atau cafe dengan tingkat pergantian pengunjung yang tinggi.
Sementara itu, warna kuning memberikan kesan ceria, hangat, dan ramah. Warna ini mudah menarik perhatian dan membuat suatu tempat terlihat lebih hidup. Dalam dunia F&B, kuning sering digunakan untuk menciptakan suasana yang mengundang orang datang dan merasa nyaman sejak pandangan pertama.
Alasan Kombinasi Merah dan Kuning Banyak Digunakan
Ketika warna merah dan kuning dipadukan, keduanya menciptakan efek visual yang kuat. Kombinasi ini mampu menarik perhatian dengan cepat sekaligus membangun suasana ramai dan energik. Tak heran jika banyak restoran cepat saji global menggunakan kombinasi warna ini sebagai identitas utama mereka. Strategi tersebut bertujuan agar pengunjung datang, memesan, dan menikmati makanan tanpa berlama-lama.
Namun, pendekatan ini tidak selalu cocok untuk semua jenis cafe atau restoran. Konsep dan target pasar tetap menjadi faktor utama dalam menentukan pilihan warna interior.
Perubahan Tren Warna pada Cafe Modern

Berbeda dengan restoran cepat saji, banyak cafe modern saat ini justru memilih warna yang lebih tenang dan netral. Warna-warna seperti cokelat kayu, hitam, abu-abu, hingga hijau sering digunakan untuk menciptakan suasana yang nyaman dan santai. Konsep ini mendorong pengunjung untuk duduk lebih lama, berbincang, atau bahkan bekerja dari cafe.
Pada konsep seperti ini, peran meja cafe dan kursi cafe menjadi semakin penting. Furnitur tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas, tetapi juga sebagai bagian dari visual interior yang mendukung kenyamanan dan identitas cafe.
Peran Meja Cafe dan Kursi Cafe dalam Menciptakan Suasana

Meja cafe memiliki peran besar dalam membentuk tata ruang dan alur pergerakan pengunjung. Ukuran, bentuk, serta material meja cafe dapat memengaruhi kesan luas atau padatnya ruangan. Pemilihan material seperti kayu, multipleks berlapis HPL, atau rangka stainless sering disesuaikan dengan warna interior agar terlihat selaras dan profesional.
Kursi cafe juga tidak kalah penting karena berkaitan langsung dengan kenyamanan pengunjung. Desain kursi cafe yang ergonomis dan sesuai konsep akan menentukan berapa lama pengunjung betah duduk. Cafe dengan konsep cepat biasanya memilih kursi yang sederhana dan praktis, sementara cafe santai cenderung menggunakan kursi yang lebih nyaman untuk mendukung durasi kunjungan yang lebih lama.
Warna dan Furnitur sebagai Satu Kesatuan Konsep
Warna interior, meja cafe, dan kursi cafe sebaiknya dipandang sebagai satu kesatuan konsep, bukan elemen yang berdiri sendiri. Warna merah dan kuning memang efektif untuk menarik perhatian dan menciptakan suasana aktif, tetapi warna yang lebih netral sering kali lebih cocok untuk cafe yang mengutamakan kenyamanan dan pengalaman.
Dengan perencanaan interior yang tepat, cafe dapat membangun karakter ruang yang sesuai dengan brand sekaligus memenuhi ekspektasi pengunjung.
Kesimpulan
Penggunaan warna merah dan kuning dalam dunia F&B bukanlah mitos semata, melainkan strategi visual yang telah lama diterapkan. Meski demikian, setiap cafe memiliki kebutuhan dan karakter yang berbeda. Oleh karena itu, pemilihan warna interior perlu disesuaikan dengan konsep, target pasar, serta pengalaman yang ingin dihadirkan.
Di sinilah pentingnya memilih meja cafe dan kursi cafe yang tepat agar selaras dengan desain interior secara keseluruhan. Dengan furnitur yang sesuai konsep, suasana cafe dapat terasa lebih nyaman, fungsional, dan berkarakter. Jika Anda sedang merancang atau mengembangkan interior cafe, mempertimbangkan furnitur yang tepat sejak awal dapat menjadi langkah kecil yang berdampak besar pada pengalaman pengunjung.



